/ Otomotif, Uncategorized

Solusi Agar Taksi Konvensional Tidak Ribut dengan Taksi Online

caradaftargocar

Beredarnya transportasi berbasis online membuat geram para driver taksi konvensional, pasalnya pendapatan mereka menurun derastis. Disamping kalah teknologi, taksi konvensional saat ini kalah cepat dalam mencari orderan penumpang, karena masyarakat banyak beralih ke mode transportasi yang mudah diakses yakni taksi online. Hal inilah yang sering memicu keributan antar sesama driver taksi, untuk memdamaikan kedua belah pihak perlu adanya peraturan pemerintah yang mengatur standar operasional suatu angkutan berbasis online. Sampai saat ini driver online masih terus membuka lowongan kerja sebagai driver, apabila Anda minat silahkan lihat artikel cara daftar gocar online.

Sangat disayangkan adanya kemajuan teknologi tidak dibarengi dengan kualitas manusia yang menjalankannya. Sehingga bagi driver yang sudah merasa lama akan bertindak sesukanya bila daerah rute tersebut ada yang ingin bergabung termasuk melakukan tindakan kriminal. Banyak kasus dijumpai sejak pertama kali ojek online hadir, seperti penentangan ojek online masuk ke daerah tertentu, tidak boleh order didaerah tertentu. Padahal ojek online punya hak untuk mencari rezekinya dimanapun tempatnya.

Kebanyakan penentangan yang terjadi dilakukan oleh ojek konvensional yang merasa dirinya telah dizolimi oleh para driver online dikerenakan telah mengambil rezeki mereka. Pemumpang tidak merasa keberatan mengenai beredarnya ojek online dan malah sebaliknya, mereka telah diuntungkan dengan adanya layanan ojek secara online sehingga semakin mempermudah mendapatkan ojek. Berikut ini solusi yang sebaiknya diterapkan dalam suatu layanan ojek di Indonesia:

  1. Memiliki ruang berkumpul seperti pool, terminal, atau bescame khusus para driver taksi dimanapun berada.
  2. Menjunjung tinggi sportifitas dalam mencari suatu penumpang seperti yang telah disepakati bersama dalam suatu peraturan tertulis.
  3. Perlu adanya standar  peraturan pemerintah agar kedua belah pihak, anatar taksi online dan taksi konvensional tidak saling berebut penumpang.
  4. Perlunya sanksi penindakan tegas bagi driver yang berkelakuan kriminal.
  5. Adanya musyawarah yang diadakan rutin untuk menjalin silaturahmi sesama driver.

Jika sesama driver saling adu keributan maka dunia transportasi Indonesia tidak akan mengalami kemajuan. Malah sebaliknya akan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap transportasi umum di negara ini. Kerukunan sesama driver angkutan adalah kesepakatan yang mufakat, serta bisa mencari rezeki secara berdampingan tanpa harus saling hina dan benci.