/ Uncategorized

Kisah Sejarah di Balik Candi Prambanan

candi-prambanan

Candi Prambanan merupakan Candi Hindu terbesar yang ada di pulau Jawa. Terletak di Daerah istimewa Yogyakarta, candi ini menjadi destinasi wisata favorit bagi turis lokal maupun mancanegara. Selain untuk kegiatan edukasi sejarah, Candi ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Hindu dan wisata religi bagi umat Hindu di pulau Jawa.Namun tahukah Anda kisah sejarah apa yang ada dibalik Candi Prambnanan? Simak baik-baik ulasan singkat mengenai sejarah Candi Prambanan di bawah ini:

Setelah satu abad dikuasai oleh Bangsa Syailendra yang beragama Budha, para penganut agama Hindu mulai membangun sebuat Candi yang tidak kalah megah dari Borobudur. Candi Prambanan didirikan pada abad ke-sembilan seiring dengan mulai pudarnya Dinasty Syailendra terkait beberapa kekalahan yang dialam oleh mereka.

Mulanya, Candi Prambanan dibangun pada 850 Masehi dan melakukan pembangunan besar-besaran pada masa pemerintahan raja Lokapala kemudian diteruskan oleh Balitung Maha Sumbu yang merupakan penguasa kerajaan Mataram. Setelah bangunan utama selesai, pembangunan dilanjutkan dengan membuat candi-candi kecil yang mengelilinginya oleh Raj Daksa dan Toludong.

Sebuah prasasti betuliskan angka 850 Masehi yang ditemukan di sekitar Candi mengatakan bahwa, Candi ini dibangun sebagai penghormatan terhadap Dewa Syiwa. Penjelasan Candi ini juga terdaoat pada prasasti Shivagrha yang menyebutkan sebuah proyek besar yang diberi nama “Proyek Sungai Opak”. Perlu diketahui, sungai Opak adalah sungai yang mengalir di Utara Candi Prambanan.

Setelah pembangunan selesai, Candi ini juga menjadi lokasi pusat pemerintahan kerajaan Mataram. Namun itu tidak berlangsung lama karena diyakini letusan Gunung Merapi membuat pusat pemerintahan kerajaan Mataram harus berpindah ke wilayah Jawa Timur.

Setelah lama ditinggalkan, Candi ini ditemukan kembali oleh Colin Mackenzie, seorang anak buah dari Sir Thomas Stamfort Raffles yang berasal dari Inggris. Setelah penemuannya para ilmuan dan arkeolog melakukan beberapa kali pemugarnan dan restorsi  Candi hingga menjadi seperti yang kita lihat saat ini.

Pada tahun 2006, terjadi bancana gempa bumi besar di wilayah Yogyakarta dan membuat beberapa bagian Candi ini hancur. Namun dalam beberapa tahun, pemerintah bersama arkeolog dari berbagai negara berhasil membangun ulang susunan Candi yang megah ini.